Ads (728x90)

Pictures

Technology

728x90 AdSpace

Sports

Fashion

Travel

Ada banyak fungsi karpet pada ruang tamu atau ruang keluarga. mulai dari melapisi ubin, menghangatkan suhu ketika diinjak, tempat lesehan ketika bersantai, hingga meminimalisir pecahan atau kerusakan jika ada benda yang jatuh dari atas meja. Kini karpet tentu saja tidak hanya dilihat dari sisi kegunaan, tetapi juga estetika. Karpet yang cantik dan berkualitas pastinya akan menambah keindahan ruangan.

Penggunaan karpet tidak hanya bisa dilakukan pada ruangan yang luas saja, kamu yang memiliki ruang keluarga atau ruang tamu yang kecil tidak perlu berkecil hati. Asalkan mengetahui trik-trik tertentu, kamu bisa mengubah ruangan sempitmu jadi tampak lebih luas hanya dengan karpet. Caranya? Simak yuk ulasan berikut ini.

Cocokkan dengan Tema Ruangan

Pertama, perhatikan dulu apa tema ruanganmu. Jangan sampai kehadiran karpet justru mendistraksi dekorasi yang sudah ada. Jika ruanganmu sempit, sebaiknya kamu tidak menerapkan tema yang ramai seperti gaya Bohemian. Namun jika beberapa furnitur sudah terlanjur berwarna, pilihlah karpet berwarna kalem dan polos supaya ruangan lebih netral. Pemilihan warna dan corak karpet yang selaras dengan tema ruangan akan membuat ruangan nyaman untuk dilihat.

Seimbangkan Ukuran Karpet dan Ruangan

Hal pertama yang perlu dilihat adalah perbandingan ukuran karpet dan ruangan. Jangan sampai karpet justru membuat ruangan sempit tampak lebih sesak. Panduan mudahnya, karpet sebaiknya tidak menutupi lebih dari 50% luas alas ruangan. Tapi jangan juga terlalu kecil hingga tampak terpisah sendiri sebagai salah satu unsur ruangan. Karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan tampak tidak seimbang.

Sesuaikan Corak dan Warna Karpet

Permainan corak dan warna karpet dapat membantu ruangan terlihat lebih lapang. Warna-warna lembut seperti putih, krem, dan warna-warna muda bisa dipilih untuk kesan yang lebih terang. Sesuaikan juga dengan pencahayaan pada ruangan, jika pencahayaan sudah sedemikian terang, pilihlah karpet berwarna hangat. Paduan beberapa warna karpet sah-sah saja, tapi sesuaikan warna karpet dengan warna furniture-furniture favoritmu. Jangan memilih motif dengan ukuran besar atau terlalu rumit. Sebaliknya, karpet bercorak garis-garis dapat membuat ruangan terlihat lebih panjang.

Pilih Material Karpet yang Tepat

Sebelum membeli karpet, kamu harus tahu terlebih dahulu di mana karpet itu nantinya akan dipasang. Setiap ruang dalam rumah Bandung membutuhkan jenis karpet yang berbeda-beda. Apakah karpet itu dimaksudkan agar nyaman diduduki atau untuk mempercantik ruang, hal tersebut akan bergantung pada material karpet. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tinggi, kepadatan, dan ketebalan karpet. Karpet bulu yang tebal dan hangat memang nyaman diduduki, tapi tidak selalu cocok ditempatkan di semua ruang. Sedangkan karpet kain berkualitas baik cenderung tidak terlalu empuk, namun mudah dibersihkan. Jika ingin memunculkan kesan yang elegan, karpet berbahan wol atau katun sangat cocok. Pilihlah bahan yang lebih kesat untuk karpet pada area tinggi aktivitas. Pilihlah karpet sesuai kebutuhanmu ya!

Atur Posisi Furnitur

Setelah memutuskan ukuran dan bahan karpet yang tepat, selanjutnya adalah bagaimana mengatur posisi furnitur di atas karpet. Kamu bisa mengikuti panduan seperti ini; Pertama, semua kaki furnitur menginjak karpet, cocok jika seluruh ruangan terlapisi karpet atau karpet untuk furnitur spesifik misalnya meja makan. Kedua, hanya kaki depan menginjak karpet, cocok untuk ruang tamu dan ruang keluarga. Ketiga, kaki meja tak menginjak karpet sama sekali, jika karpet licin dan sempit.

Namun, jika kamu ingin desain ruanganmu lebih mengalir ketika menggunakan beberapa karpet dalam satu ruang, pastikan gaya dan corak karpet cocok satu sama lain. Selain mencegah ruangan tampak teripisah-pisah, hal ini juga membuat pengaturan letak furnitur menjadi lebih mudah dan fleksibel.

Pilih Karpet yang Aman bagi Kesehatan

Selain kasur, karpet adalah benda yang paling sering diduduki bahkan ditiduri. Karpet di ruang keluarga contohnya, seringkali menjadi area bermain anak. Memastikan kamu sudah tahu cara memilih dekorasi ruang anak yang baik, termasuk ke bagian kecil seperti karpet yang aman sangat penting. Karpet yang menyerap banyak debu pastinya akan membuat ruangan terasa pengap, terutama jika terhirup. Meski bahan organik seperti wol dan rami dianggap lebih sehat untuk digunakan, selalu bersihkan agar kotoran tidak terperangkap. Perhatikan juga bahan pewarna karpet, pewarna kimia yang tidak aman bisa menimbulkan iritasi pada kulit.

Jaga Karpet tetap Bersih

Tentu saja suatu hari kamu akan membersihkan karpet di rumah kan? Maka perawatan dan cara pembersihan karpet pun harus dipertimbangkan sebelum mencocokan karpet dan ruangan. Sebaiknya, jangan pasang karpet yang mudah kotor pada area tinggi aktivitas seperti ruang keluarga dan dapur. Karpet berbahan wol punya sifat sulit dibersihkan karena debu mudah terperangkap pada serat-seratnya. Karpet jenis ini cocok untuk ruang tamu, tapi tidak untuk ruang keluarga. Kotoran yang terperangkap bisa mengganggu pernapasan ketika karpet digunakan sebagai alas tidur-tiduran.

Di sisi lain, selain tidak mudah kotor, karpet sintetis juga mudah dibersihkan. Karpet jenis ini cocok untuk ditempatkan di ruang keluarga dan kamar anak-anak. Kelebihan lainnya, karpet jenis ini memiliki motif dan warna yang menarik serta mudah dipindahkan. Meski begitu, permukaan karpet mudah lecet dan warnanya memudar.

Itulah beberapa trik yang bisa kamu terapkan untuk menciptakan ruangan lebih luas hanya dengan penggunaan karpet yang tepat.

Posting Komentar